Langsung ke konten utama

RIRI COFFEE SHOP DAN ROBUSTA SAMIGALUH

Menikmati secangkir kopi, dari hasil roastingan sendiri penyeduhnya, adalah pengalaman yang tersendiri, karena ego, visi dan kemauan sang penyeduh dapat kita tangkap disana.

Robusta Samigaluh hasil kebun ibu Marwiyah, yang di roasting oleh Kang. Bonang dengan profil Full City, menghasilkan cita rasa dan cerita tersendiri ketika di seduh dengan metode Aero Press - rasio 17 gr untuk 150 ml fine grinding. Rasa kacang-kacangan, dan bitter choco yang khas dari Robusta Samigaluh, ditambah rasa unik small amount fo acidity khas kopi Samigaluh sangat mengesankan, mengingat kang Bonang melakukan roasting dengan cara tradisional, yaitu "on stove" dengan panci stailess steel yang memiliki tubular cukup dalam, sehinga suhu panas melebihi titik didih air dapat selama mungkin di tahan.
Saya cukup lama mengenal beliau, seorang pengusaha yang ulet, dan memiliki kepribadian yang terbuka bagi siapapun yang mau belajar bersama dengannya.


Kedai kopi RiRi, berada di jalan SMP Lima nomor 30,
Purwokerto Selatan, sebenarnya pada awal berdirinya dotujukan hanya untuk pelengkap warung ayam goreng yang sudah lama kang Bonang tekuni, akan tetapi magic yang menghipnotis dari biji kopi dan aromanya, membuat kamg Bonang rela kembali belajar dan belajar demi meningkatkan bisnis kedai kopinya, dan mewujudkan konsep usaha kedai kopi yang sederhana dengan cita rasa kopi yang terjaga excellent (bedakan dengan perfect. red). Kang Bonang menginginkan kedai kopinya menjadi community rendevouz yang mampu memberikan edukasi tentang kopi, yang unik, berbeda dari berbagai sudut pandang penikmatnya serta tentu saja harga yang pas dikantong.



Sonny La Manera
Coffee and Beyond
Jl. Overste Isdiman 12
Purwokerto
Central Java
Indonesia
IG: @la.maneraku | @coffeeology

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH MESIN KOPI

Kali ini saya mencoba menulis mengenai sejarah beberapa mesin espresso, yang saya ambil dari berbagai sumber. Semoga dapat membantu memperkaya pengetahuan kita bersama. Pada tahun 1884 usaha untuk pengajuan hak paten pertama kali diperjuangkan  oleh Angelo Moribondo yang berasal dari Turin dan diperkenalkan pada tahun yang sama, dalam Pameran Umum di Taman Valentino. Hal tersebut adalah sebuah berkah untuk industrialisasi mesin espresso pada waktu itu, akan tetapi hak patent mesin espresso dalam dunia industrial mesin kopi pertama kali diterbitkan bagi Luigi Bezzera dari Milan, pada tahun 1901,. Bahkan, ia membuat suatu model atau design mesin yang kemudian menjadi model yang ditiru secara luas, di atas semua model mesin espresso rancangan pelopor lain dari periode, Desiderio Pavoni, yang mampu melihat potensi besar dari espresso, serta berjuang mengembangkan penjualan di bar publik dan kafe . Pada awal 1900-an, Pier teresio Arduino dari Turin menyadari bahwa dunia bar publi...

KOPI "clebek" TUBRUK

Kopi Tubruk Kopi Tubruk adalah salah satu metode yang paling sering digunakan dalam menyeduh kopi di tanah air ini. di Banyumas dan sekitarnya dikenal dengan kopi "clebek" yang metodenya adalah menubrukan bubuk kopi dengan air panas.  Akan tetapi kopi tubruk  atau clebek, dapat juga menjadi hidangan minuman yang istimewa, jika dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.  Proses brewing   Persiapkan kopi yang telah menjadi bubuk. Untuk mendapatkan aroma kopi yang lebih fresh, biji kopi matang sebaiknya digiling pada saat anda akan menyeduh. Selanjutnya masukan bubuk kopi kedalam cangkir. Takaran yang ideal dalam kopi tubruk adalah 12 gram kopi (sekitar dua sendok teh) untuk setiap 200 ml air. Kemudian tuangkan air yang telah anda didihkan. Suhu yang paling pas untuk kopi tubruk adalah sekitar 80-85 °C. Jika anda tidak memiliki thermometer, masak air dengan durasi 2 menit. Setelah anda menuangkan air pada gelas yang sebelumnya telah berisi bubuk k...

LATARAN MARIJEM - COFFEE - BOOKS AND MUSIC

Pada waktu saya pertama kali berjumpa dengan mas Yadi, saya mendapatkan pemaparan yang unik mengenai konsep bisnis kedai kopi yang dia perjuangkan. Kombinasi antara jiwa seni dan aliran pemikiran bisnis yang dia miliki cukup memberikan saya banyak wacana baru mengenai design interior dan kekuatan dari keserdehanaan, serta kemampuan meng-create deman pada pasar yang bersumber dari komunitas-komunitas yang dia miliki. Ketajaman visi bisnisnya pun saya akui dengan keberaniannya menantang arus utama mengenai syarat lokai usaha yang harus ramai dan sebagainya, tetapi mas Yadi dan teman-teman membangun usahanya di pojokan belakan sebuah komplek pertokoan yang banyak orang berpikir mengalami gagal marketing, akan tetapi pada saat soft opening kemarin menunjukan bahwa ide-ide marketing mereka yang memanfaatkan kedahsyatan sosial media membuktikan bahwa jaman modern saat ini batasan ruang tidaklah terlalu berpengaruh, lagi. Full live music dan situasional yang mirip di cafe-cafe kelas me...