Langsung ke konten utama

STRONG COFFEE

Ada beberapa konsumen kopi yang meminta kepada para Barista di coffee shop langganan, secangkir kopi yang kuat, tetapi istilah ini  menurut saya memiliki beberapa arti, yaitu: beberapa orang ingin kopi dengan kandungan kafein tertinggi, bahkan jika itu berarti kopi yang akan disajikan menjadi super pahit dan ada juga yang mereka maksud adalah kopi yang memiliki pengaruh pada vitalitas "masalah sex and libido" peminumnya. Akan tetapi tulisan saya saat ini, hanya akan saya fokuskan pada kopi dengan kafein yang kuat.


Kita ketahui bersama bahwa Robusta adalah kopi yang memiliki kandungan kafein yang kuat, dibandingkan jenis Arabica yang sangat populer dalam kalangan peminat kopi, akan tetapi cita rasa Robusta tidak seunik Arabica yang kaya akan cita rasa. Untuk itu saya menyarankan melakukan kombinasi Robusta dan Arabica dengan komposisi 60 : 40, dengan profil roasting city roastd, supaya citarasa yang kita ingin sebagaimana adanya Arabica yang kita pilih berpadu dengan medium bitter dan kafein yang kuat dari Robusta yang kita pilih juga. Saya secara pribadi cukup menyukai kombinasi Robusta Temanggung 60 % dan 40 % Arabica [Manggarai + Sapuran], dan setelah selesai roasting saya biasanya mendinginkannya di atas nampan kayu dengan alas daun pisang yang benar-benar kering secara alami.


Menurut beberapa teman yang telah mencobanya, mereka masih ngajak saya chating hingga menjelang subuh padahal mereka minum kopinya sore hari.. heeem bagi para strong coffee mania selamat mencoba.

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH MESIN KOPI

Kali ini saya mencoba menulis mengenai sejarah beberapa mesin espresso, yang saya ambil dari berbagai sumber. Semoga dapat membantu memperkaya pengetahuan kita bersama. Pada tahun 1884 usaha untuk pengajuan hak paten pertama kali diperjuangkan  oleh Angelo Moribondo yang berasal dari Turin dan diperkenalkan pada tahun yang sama, dalam Pameran Umum di Taman Valentino. Hal tersebut adalah sebuah berkah untuk industrialisasi mesin espresso pada waktu itu, akan tetapi hak patent mesin espresso dalam dunia industrial mesin kopi pertama kali diterbitkan bagi Luigi Bezzera dari Milan, pada tahun 1901,. Bahkan, ia membuat suatu model atau design mesin yang kemudian menjadi model yang ditiru secara luas, di atas semua model mesin espresso rancangan pelopor lain dari periode, Desiderio Pavoni, yang mampu melihat potensi besar dari espresso, serta berjuang mengembangkan penjualan di bar publik dan kafe . Pada awal 1900-an, Pier teresio Arduino dari Turin menyadari bahwa dunia bar publi...

KOPI "clebek" TUBRUK

Kopi Tubruk Kopi Tubruk adalah salah satu metode yang paling sering digunakan dalam menyeduh kopi di tanah air ini. di Banyumas dan sekitarnya dikenal dengan kopi "clebek" yang metodenya adalah menubrukan bubuk kopi dengan air panas.  Akan tetapi kopi tubruk  atau clebek, dapat juga menjadi hidangan minuman yang istimewa, jika dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.  Proses brewing   Persiapkan kopi yang telah menjadi bubuk. Untuk mendapatkan aroma kopi yang lebih fresh, biji kopi matang sebaiknya digiling pada saat anda akan menyeduh. Selanjutnya masukan bubuk kopi kedalam cangkir. Takaran yang ideal dalam kopi tubruk adalah 12 gram kopi (sekitar dua sendok teh) untuk setiap 200 ml air. Kemudian tuangkan air yang telah anda didihkan. Suhu yang paling pas untuk kopi tubruk adalah sekitar 80-85 °C. Jika anda tidak memiliki thermometer, masak air dengan durasi 2 menit. Setelah anda menuangkan air pada gelas yang sebelumnya telah berisi bubuk k...

LATARAN MARIJEM - COFFEE - BOOKS AND MUSIC

Pada waktu saya pertama kali berjumpa dengan mas Yadi, saya mendapatkan pemaparan yang unik mengenai konsep bisnis kedai kopi yang dia perjuangkan. Kombinasi antara jiwa seni dan aliran pemikiran bisnis yang dia miliki cukup memberikan saya banyak wacana baru mengenai design interior dan kekuatan dari keserdehanaan, serta kemampuan meng-create deman pada pasar yang bersumber dari komunitas-komunitas yang dia miliki. Ketajaman visi bisnisnya pun saya akui dengan keberaniannya menantang arus utama mengenai syarat lokai usaha yang harus ramai dan sebagainya, tetapi mas Yadi dan teman-teman membangun usahanya di pojokan belakan sebuah komplek pertokoan yang banyak orang berpikir mengalami gagal marketing, akan tetapi pada saat soft opening kemarin menunjukan bahwa ide-ide marketing mereka yang memanfaatkan kedahsyatan sosial media membuktikan bahwa jaman modern saat ini batasan ruang tidaklah terlalu berpengaruh, lagi. Full live music dan situasional yang mirip di cafe-cafe kelas me...