Langsung ke konten utama

PnC menikmati Pizza n Coffee ala ITALIA di Purwokerto

Setelah membaca sebuah flyer yang mempromosikan Pizza dan kopi serta variannya, saya tertarik untuk mengunjungi dan menikmati kopi disana.





PnC [Pizza and Coffee] terletak di jalan Ringin Tirto, utara perumahan Permata Hijau - tepatnya di gedung Jasmin butik, yang cukup representatif. Interior ruangan butki dan kedai PnC mengingatkan saya dengan design interior Gamelan Bakpia anda Coffee yang ada di Yogyakarta.

Kunjungan pertama saya kali ini berjumpa dengan Bro. Azis dan teman-temannya [https://www.facebook.com/profile.php?id=100005800957838]. Setelah melakukan basa-basi, saya segera memesan espresso dan segelas air es untuk melihat kualitas kopi dan mesin Promac "gacoan" mereka.

Informasi yang saya dapatkan dari mereka mengenai kopi yang sayua nikmati ini adalah biji kopi mixed blend yang di produksi di suatu tempat di Bandung dan dikemas dengan alumunium pouch tanpa merk. Rasa yang saya dapatkan sangat khas dengan campuran Arabica dan Robusta dengan soft and short bitter dan dengan bertambahnya waktu aciditynya meningkat seiring dengan turunnya suhu cairan espresso tersebut.

Pilihan jenis kopi yang mereka tentukan, menurut pemikiran saya, sangat cocok dengan menu pizza yang kaya akan rasa manis, gurih. dan asin. Sukses dech buat PnC.

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH MESIN KOPI

Kali ini saya mencoba menulis mengenai sejarah beberapa mesin espresso, yang saya ambil dari berbagai sumber. Semoga dapat membantu memperkaya pengetahuan kita bersama. Pada tahun 1884 usaha untuk pengajuan hak paten pertama kali diperjuangkan  oleh Angelo Moribondo yang berasal dari Turin dan diperkenalkan pada tahun yang sama, dalam Pameran Umum di Taman Valentino. Hal tersebut adalah sebuah berkah untuk industrialisasi mesin espresso pada waktu itu, akan tetapi hak patent mesin espresso dalam dunia industrial mesin kopi pertama kali diterbitkan bagi Luigi Bezzera dari Milan, pada tahun 1901,. Bahkan, ia membuat suatu model atau design mesin yang kemudian menjadi model yang ditiru secara luas, di atas semua model mesin espresso rancangan pelopor lain dari periode, Desiderio Pavoni, yang mampu melihat potensi besar dari espresso, serta berjuang mengembangkan penjualan di bar publik dan kafe . Pada awal 1900-an, Pier teresio Arduino dari Turin menyadari bahwa dunia bar publi...

KOPI "clebek" TUBRUK

Kopi Tubruk Kopi Tubruk adalah salah satu metode yang paling sering digunakan dalam menyeduh kopi di tanah air ini. di Banyumas dan sekitarnya dikenal dengan kopi "clebek" yang metodenya adalah menubrukan bubuk kopi dengan air panas.  Akan tetapi kopi tubruk  atau clebek, dapat juga menjadi hidangan minuman yang istimewa, jika dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.  Proses brewing   Persiapkan kopi yang telah menjadi bubuk. Untuk mendapatkan aroma kopi yang lebih fresh, biji kopi matang sebaiknya digiling pada saat anda akan menyeduh. Selanjutnya masukan bubuk kopi kedalam cangkir. Takaran yang ideal dalam kopi tubruk adalah 12 gram kopi (sekitar dua sendok teh) untuk setiap 200 ml air. Kemudian tuangkan air yang telah anda didihkan. Suhu yang paling pas untuk kopi tubruk adalah sekitar 80-85 °C. Jika anda tidak memiliki thermometer, masak air dengan durasi 2 menit. Setelah anda menuangkan air pada gelas yang sebelumnya telah berisi bubuk k...

LATARAN MARIJEM - COFFEE - BOOKS AND MUSIC

Pada waktu saya pertama kali berjumpa dengan mas Yadi, saya mendapatkan pemaparan yang unik mengenai konsep bisnis kedai kopi yang dia perjuangkan. Kombinasi antara jiwa seni dan aliran pemikiran bisnis yang dia miliki cukup memberikan saya banyak wacana baru mengenai design interior dan kekuatan dari keserdehanaan, serta kemampuan meng-create deman pada pasar yang bersumber dari komunitas-komunitas yang dia miliki. Ketajaman visi bisnisnya pun saya akui dengan keberaniannya menantang arus utama mengenai syarat lokai usaha yang harus ramai dan sebagainya, tetapi mas Yadi dan teman-teman membangun usahanya di pojokan belakan sebuah komplek pertokoan yang banyak orang berpikir mengalami gagal marketing, akan tetapi pada saat soft opening kemarin menunjukan bahwa ide-ide marketing mereka yang memanfaatkan kedahsyatan sosial media membuktikan bahwa jaman modern saat ini batasan ruang tidaklah terlalu berpengaruh, lagi. Full live music dan situasional yang mirip di cafe-cafe kelas me...