Langsung ke konten utama

OBAMB COFFEE SHOP "... Melek Ngasi Esuk"

Adalah opa Bambang atau sering disapa oleh cucu-cucu beliau sebagai Obamb. Penampilannya bersahaja dan tutur kata yang santun menunjukan tingginya pengalaman dan pendidikan opa yang satu ini.




Beliau pemilik coffee shop sederhana yang beliau design sendiri interiornya bernuansa "hommy", bahkan konon saking seriusnya design interior yang beliau kerjakan, harus memakan 15 kg berat badan beliau, demikian kisah itu meluncur dengan balutan humor yang natural. Melihat anak saya Angello 11 Year [17 Juli besok] yang semangat memesan kopi tubroek Flores dan hanya beberapa menit setelah itu dia tertidur lelap di area lesehan, membuat saya meng aminkan suasana "hommy" tersebut.

di Obamb tidak terdengar adanya desingan mesin espresso dan desissan uap, hanya etalase yang dipenuhi oleh alat-alat manual brewing sederhana, yang sudah cukup menggambarkan pola brewing yang akan disajikan ke saya oleh beliau. Akan tetapi teta saja seduhan kopi Toraja saya menjadi semakin "suedaap" dengan bumbu keramah tamahan ala opa Bambang. 30 menit berbincang mengenai "manual coffee concept" Obamb  tersebut telah cukup bagi saya secara PRIBADI untuk merekomendasikan OBAMB COFFEE SHOP sebagai tempat tujuan meminum kopi sambil kongkow dan berlama-lama ngobrol berbagi cerita disana konsisten dengan slogan brandingnya : "... Wareg Ngasi Wengi - Melek Ngasi Esuk" [Kenyang sampai malam dan Terjaga sampai pagi] ... **** for your coffee shop Opa.

Postingan populer dari blog ini

STRONG COFFEE

Ada beberapa konsumen kopi yang meminta kepada para Barista di coffee shop langganan, secangkir kopi yang kuat, tetapi istilah ini  menurut saya memiliki beberapa arti, yaitu: beberapa orang ingin kopi dengan kandungan kafein tertinggi, bahkan jika itu berarti kopi yang akan disajikan menjadi super pahit dan ada juga yang mereka maksud adalah kopi yang memiliki pengaruh pada vitalitas " masalah sex and libido " peminumnya. Akan tetapi tulisan saya saat ini, hanya akan saya fokuskan pada kopi dengan kafein yang kuat. Kita ketahui bersama bahwa Robusta adalah kopi yang memiliki kandungan kafein yang kuat, dibandingkan jenis Arabica yang sangat populer dalam kalangan peminat kopi, akan tetapi cita rasa Robusta tidak seunik Arabica yang kaya akan cita rasa. Untuk itu saya menyarankan melakukan kombinasi Robusta dan Arabica dengan komposisi 60 : 40 , dengan profil roasting city roastd, supaya citarasa yang kita ingin sebagaimana adanya Arabica yang kita pilih berpadu ...

KOPI "clebek" TUBRUK

Kopi Tubruk Kopi Tubruk adalah salah satu metode yang paling sering digunakan dalam menyeduh kopi di tanah air ini. di Banyumas dan sekitarnya dikenal dengan kopi "clebek" yang metodenya adalah menubrukan bubuk kopi dengan air panas.  Akan tetapi kopi tubruk  atau clebek, dapat juga menjadi hidangan minuman yang istimewa, jika dilakukan dengan langkah-langkah yang benar.  Proses brewing   Persiapkan kopi yang telah menjadi bubuk. Untuk mendapatkan aroma kopi yang lebih fresh, biji kopi matang sebaiknya digiling pada saat anda akan menyeduh. Selanjutnya masukan bubuk kopi kedalam cangkir. Takaran yang ideal dalam kopi tubruk adalah 12 gram kopi (sekitar dua sendok teh) untuk setiap 200 ml air. Kemudian tuangkan air yang telah anda didihkan. Suhu yang paling pas untuk kopi tubruk adalah sekitar 80-85 °C. Jika anda tidak memiliki thermometer, masak air dengan durasi 2 menit. Setelah anda menuangkan air pada gelas yang sebelumnya telah berisi bubuk k...

SEJARAH MESIN KOPI

Kali ini saya mencoba menulis mengenai sejarah beberapa mesin espresso, yang saya ambil dari berbagai sumber. Semoga dapat membantu memperkaya pengetahuan kita bersama. Pada tahun 1884 usaha untuk pengajuan hak paten pertama kali diperjuangkan  oleh Angelo Moribondo yang berasal dari Turin dan diperkenalkan pada tahun yang sama, dalam Pameran Umum di Taman Valentino. Hal tersebut adalah sebuah berkah untuk industrialisasi mesin espresso pada waktu itu, akan tetapi hak patent mesin espresso dalam dunia industrial mesin kopi pertama kali diterbitkan bagi Luigi Bezzera dari Milan, pada tahun 1901,. Bahkan, ia membuat suatu model atau design mesin yang kemudian menjadi model yang ditiru secara luas, di atas semua model mesin espresso rancangan pelopor lain dari periode, Desiderio Pavoni, yang mampu melihat potensi besar dari espresso, serta berjuang mengembangkan penjualan di bar publik dan kafe . Pada awal 1900-an, Pier teresio Arduino dari Turin menyadari bahwa dunia bar publi...